Hampir sebagian besar orang pernah mengalaminya: sulit tidur. Seletih dan semengantuk apapun Anda, tampaknya otak terus bekerja tak henti. Tapi ketika rasa kantuk dan letih sudah tak mampu ditahan lagi dan Anda hampir tertidur, ternyata matahari sudah lebih dulu menyapa.

Hasilnya, Anda pun menjadi malas bangun. Dan ketika tugas kantor yang menumpuk membuat Anda terpaksa bangun dan berangkat kerja, wajah lesu dan penampilan loyo pun tak dapat Anda hapus seharian.

Dari berbagai faktor lain penyebab Anda sulit tidur, makanan juga bisa menjadi salah satu yang harus dicurigai. Bila tetap mengalami sulit tidur, meskipun Anda tak dalam keadaan tertekan (stress) dan mengalami penyakit, maka ingat-ingatlah apa yang sudah Anda makan sebelumnya.

Elizabeth Somer, RD, penulis buku The Food & Mood Cookbook menuliskan, bahwa beberapa makanan – selain faktor makan terlalu kenyang, bisa menyebabkan tubuh Anda tak dapat beristirahat selama berjam-jam. Jenis makanan itu antara lain:

1. Makanan pedas.
Makanan atau bumbu-bumbu yang menimbulkan rasa pedas, seperti bawang putih, cabai, bawang merah dan lainnya memang sangat nikmat di mulut, tapi juga menyebabkan rasa panas di dalam perut atau kembung. Hindari pula makanan yang mengandung banyak MSG, karena dapat memicu Anda mengalami mimpi yang menimbulkan gelisah.

2. Makan malam berlebihan.
Makan malam yang terlalu banyak, dapat membuat sistem pencernaan Anda harus bekerja keras selama berjam-jam. Sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk dapat beristirahat, akibatnya, Anda pun tak dapat mengistirahatkan diri (tidur). Agar bisa tidur nyenyak, perbanyak makan siang dan percepat makan malam Anda dengan hanya mengkonsumsi makanan yang maksimal mengandung 500 kalori.

3. Konsumsi sayuran mengandung gas.
Hindarilah makanan yang baik untuk Anda, tapi banyak mengandung gas saat makan siang, misalnya, kacang-kacangan, bunga kol, brokoli dan taoge. Makanan yang mengandung gas akan menimbulkan rasa kembung, dan membuat Anda terpaksa berjaga sepanjang malam.

4. Makan terlalu cepat.
Nikmatilah makanan Anda dengan menyantapnya secara santai, untuk menghindari masuk angin. Masalah yang kerap membuat Anda terjaga sepanjang malam adalah sakit perut.

5. Minum kopi setelah sarapan.
Pengaruh kafein dapat bertahan di tubuh Anda, kira-kira hingga 12 jam lamanya. Jadi jika Anda tak dapat memejamkan mata meski sudah larut malam, pikirkan apakah Anda minum kopi kira-kira 12 jam yang lalu. Selain kopi, hindari pula terlalu banyak makan cokelat, minum teh, minuman bersoda dan minuman lain yang mengandung kafein.

Masih belum dapat tidur juga? Cobalah untuk bersikap santai dan pejamkan mata meski tetap tak tidur. Cobalah untuk menghentikan kebiasaan minum kopi selama dua minggu. Jika masalah tidur Anda membaik, maka jawabannya ‘kopi bukan teman bagi Anda‘.

Saat Anda tak lagi mengalami kesulitan tidur, tapi Anda membutuhkan kopi. Maka Elizabeth menyarankan untuk meminumnya secara bertahap, “Cobalah minum satu atau dua gelas kopi atau teh di pagi hari, lalu lihat apa yang terjadinya,” ujarnya. “Tapi bila Anda kembali tak bisa tidur, maka Anda harus menghentikannya sama sekali.”

Elizabeth menambahkan, mendapatkan waktu tidur yang cukup sekitar 6 hingga 8 jam di waktu malam, tak hanya akan membuat mata Anda cemerlang di pagi hari. Tapi juga membuat kulit lebih segar, pikiran semakin jernih dan tiga tahun lebih muda!