66137268

Apakah aman melakukan aktivitas seksual saat tubuh berbadan dua, sering menjadi pertanyaan pasangan suami istri yang sedang menanti kehadiran buah hati. Mungkin pertanyaan yang sama juga tengah menghinggapi Anda saat ini.

Banyak yang beranggapan, bercinta tidak boleh dilakukan selama masa kehamilan. Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Anda masih dapat melakukan aktivitas bercinta, dengan catatan kehamilan Anda normal dan baik-baik saja.

Sayang jika melewatkan ‘acara’ ini karena takut menimbulkan efek buruk pada kehamilan. Padahal konon, perempuan hamil lebih mudah mencapai orgasme. Tidak sedikit perempuan hamil yang justru merasakan kenikmatan dan kepuasan luar biasa, dibanding semasa tidak hamil. Bahkan, sebagian perempuan hamil mengaku dapat mencapai orgasme berkali-kali.

Anggapan ini bukan tidak berdasar, karena menurut beberapa penelitian, ketika hamil, berbagai hormon kewanitaan dan hormon kehamilan mengalami peningkatan. Ini menyebabkan perubahan pada sejumlah organ tubuh seperti payudara dan organ reproduksi, termasuk vagina jadi lebih sensitif dan responsif.

Pengaruh perubahan hormon selama kehamilan terhadap libido itu sangat besar. Peningkatan kadar hormon estrogen, misalnya, akan meningkatkan aliran darah, khususnya di daerah sekitar panggul, termasuk alat kelamin.

Ini membuat vagina beserta bibir luar (labia major), bibir dalam (labia minor), serta klitoris membesar, sehingga ujung-ujung saraf di dalamnya menjadi sangat sensitif. Pada keadaan sedang tidak hamil, bagian-bagian tersebut hanya akan membesar dan menjadi lebih sensitif pada saat menjelang orgasme.

Selain di daerah panggul, payudara dan daerah di sekitarnya juga membesar dan menjadi jauh lebih sensitif, termasuk daerah di sekeliling puting payudara. Kondisi inilah yang memungkinkan Anda lebih cepat dan mudah mencapai orgasme. Satu lagi, aliran darah yang meningkat di sekitar vagina juga menyebabkan cairan vagina menjadi lebih cepat dan lebih mudah ke luar. Kondisi ini akan membuat penetrasi jadi lebih mudah terjadi.

Pada perempuan hamil, libido dan keinginan untuk menikmati hubungan intim selama masa kehamilan bisa naik turun. Umumnya, dorongan seksual agak menurun pada trimester pertama kehamilan. Tubuh masih belum merasa nyaman dengan perubahan hormon yang menyebabkan beberapa keluhan seperti pusing dan mual, sehingga biasanya perempuan enggan berhubungan intim.

Tapi memasuki trimester kedua, dorongan seksual perempuan hamil akan kembali meningkat, sejalan dengan hilangnya keluhan mual. Libido ini turun kembali saat kehamilan mencapai trimester ketiga akibat ukuran dan berat janin yang semakin membesar.

Tidak ada batasan waktu kapan saat tepat untuk bercinta selama hamil. Asalkan kehamilan Anda dinyatakan tidak memiliki risiko apa pun, lakukanlah kapan pun Anda menginginkannya, bahkan sampai menjelang persalinan. Dengan tetap menikmati aktivitas yang satu ini bersama pasangan, Anda berdua bisa saling berbagi rasa takut maupun kekhawatiran, serta stres yang mungkin muncul selama masa kehamilan.

Bagi Anda yang mengalami kehamilan berisiko, misalnya letak plasenta tidak pada posisi yang seharusnya (plasenta previa), lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter. Begitu juga apabila Anda mengalami perdarahan ringan, seperti keluarnya flek-flek pada kehamilan trimester pertama, tunda dulu keinginan untuk bercinta.